Review

Review: Mila D’Opiz The Skin Whisperer Cream

Bismillah. Assalamu’alaykum ♥

Dahulu kala pas zaman jahiliyah, aku adalah orang yang paling males make moisturizer karena rasanya nggak nyaman di wajah. Tiap kali pake moisturizer pasti muka jadi lebih gampang gerah dan kaya keringetan padahal cuaca nggak panas-panas amat. Bisa dibayangin kan kalo cuaca lagi panas, betapa lepek dan nggak enak diliatnya mukaku.

Belum lagi kalo keringetan akan beresiko di atas bibir (area kumis) bakalan memunculkan cairan warna putih yang nempel. Macam anak kecil habis minum susu yang bleberan dan bikin seolah-olah itu seperti kumis. Kumis warnanya putih (?) Tau kan maksudku? Hahaha.

milk-mustache-290
kaya gini nih, cute yah? hahaha

Ternyata setelah banyak baca sana sini, moisturizer itu sebegitu pentingnya untuk keberlangsungan kulit yang sehat. Kenapa?

Karena biasanya kulit kita akan jadi jauh lebih kering setelah tahap cleansing apalagi kalo produk cleanser yang kamu pake itu harsh (mengandung SLS plus scrub pula) *tutup muka* Nggak jarang kulit bakalan berasa ketarik dan nggak nyaman bahkan ada yang sampai mengelupas.

Nah untuk mengembalikan kelembaban itu kamu butuh hydrating toner dan setelah itu biar hidrasinya nggak kocar kacir kesana kemari, kamu butuh moisturizer untuk menyegelnya. Even kulit berminyak pun ternyata masih butuh moisturizer apalagi yang merasa kulitnya kering kerontang bak gunung sahara.

Moisturizer itu sangat sangat wajib kalian pakai sebagai standar minimal perawatan kulit sehari-hari kalo pengen kulitnya sehat sampai nanti jadi nenek-nenek.

Oleh karena itu, menurut para pakar kulit, moisturizer adalah salah satu dari empat tahap pada basic skincare yang minimal harus kita pakai sehari-hari. Basic skincare sendiri terdiri dari double cleansing, toner, moisturizer dan sunscreen (untuk pagi, malam silahkan skip tahap ini).

Baca juga: Skincare untuk Pemula (Basic Skincare)

Kalo yang males pakai moisturizer dengan alasan yang sama seperti yang aku ungkapkan diatas, kamu harus segera banyak baca tentang tehnologi moisturizer masa kini yang sudah sangat modern. Hihihi. Kenapa aku bilang gitu? Karena aku menemukan banyak sekali moisturizer yang ringan dan sama sekali nggak bikin keringetan tapi kaya akan manfaat. Dari hanya sekedar sealed hydrating, brightening sampai bisa dipakai untuk kita yang udah mulai concern sama perawatan anti aging.

Inti dari semuanya rajin-rajinlah baca review tentang moisturizer yang kira-kira cocok sama jenis kulitmu. Baca review itu sangat penting menurutku karena biasanya di review itu akan bagaimana teksturnya dan reaksi kulitnya. Memang nggak menjamin 100% produk yang kamu coba dan sudah melewati baca review sana sini itu akan menjamin bakalan cocok di kulitmu, sih tapi minimal kita ada bayangan tentang produk yang sedang kita incar.

Dan kalo udah nemu produk skincare yang cocok atau bahkan bisa jadi holygrail, percayalah your skin will thankyou!

Dan sekarang, aku menemukan satu lagi moisturizer yang bisa dibilang sedang jadi favoritku.

Hey hey siapa dia? Jreng jreng jreng…

Dia adalah Mila D’Opiz The Skin Whisperer Cream.

MILA D’OPIZ THE SKIN WHISPERER CREAM

Bisa dibilang sampai sekarang belum ada produk dari Mila D’Opiz yang mengecewakanku. Aku sudah coba empat jenis ampoule-nya: stemcell, hydration, hyaluron dan nourish and calm dan semuanya masyaa Allaah sooooo gewd! Nggak ada yang bereaksi negatif bahkan hasilnya sangat nyata untuk perbaikan kulitku yang penuh dengan dosa-dosa masa lalu ini.

Baca juga: Review Mila D’Opiz Hyaluron, Hydration dan Nourish and Calm

Brand asal Swiss ini bisa dibilang memang salah satu brand premium yang kualitasnya setara dengan harganya. Review dari beberapa teman sesama skincare reviewer yang sudah pernah mencoba pun kayanya belum ada yang kecewa atau nggak cocok. Bahkan semuanya aku rasa memuji Mila D’Opiz.

Mudah-mudahan kalian yang baca review ini dan keracunan bisa cocok juga, ya, kalo cobain produk dari brand ini. Insyaa Allaah.

PACKAGING

Pas awal terima, aku rada bingung gimana cara buka produknya. Harus di teken atau diapain, ya, biar creamnya bisa keluar? Ternyata setelah coba-coba, aku baru nemu cara membuka tutup produknya.

Rupanya hanya diputer aja kaya jar pada umumnya hahaha. Maafkan Mamak yang kudet ini  Kemasannya yang unik bikin kecele. Aku pikir cara bukanya bakalan aneh-aneh.

So far aku belum pernah sih nemu produk skincare dengan packaging seunik ini. Packagingnya terbuat dari plastik dan bentuknya jar bulat seperti bola dengan warna silver pada atas (tutupnya) dan coklat keemasan di bagian bawahnya. Unik banget. Sayangnya kemasannya nggak dilengkapi dengan spatula jadi harus colak colek sambal lado deh pake tangan. Make sure tangan kamu bersih dulu ya sebelum ambil produknya.

Buat kalian yang punya spatula untuk skincare, sebaiknya pakai itu aja, ya.

Kemasannya dilengkapi juga dengan box berwarna hitam dan kertas yang memuat keterangan plus informasi penting tentang produk tersebut seperti ingredients, cara pakai, manfaat dan lain-lain.

skinwh

skinwh13
menjaga keamanan, boxnya di sealed yah

skinwh3

skinwh11
kertas yang berisi informasi produk

skinwh2

skinwh4

INGREDIENTS

Aqua (Water), Glycerin, Decyl Oleate, Cyclopentasiloxane, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Cetyl Alcohol, Glyceryl Stearate, PEG-100 Stearate, Pentylene Glycol, Prunus Armeniaca (Apricot) Kernel Oil, Butylene Glycol, Macadamia Integrifolia (Macadamia Integrifolia Seed Oil), Acacia Senegal Gum, Octyldodecanol, Orbignya Oleifera Seed Oil, Hydrogenated Coco-Glycerides, Triisodecyl Trimellitate, Ceteareth-20, Mangifera Indica (Mango) Seed Butter, Steareth-2, Tocopheryl Acetate, Cetearyl Alcohol, Phenoxyethanol, Isomalt, Pullulan, Phytosteryl Canola Glycerides, Parfum (Fragrance), Caprylic/Capric Triglyceride, Sodium Citrate, Dimethicone Crosspolymer, Panthenol Cyclohexasiloxane, Dimethicone, Sodium Hyaluronate, Malus Domestica Fruit Cell Culture Extract, Xanthan Gum, Disodium EDTA, Ethylhexylglycerin, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Tocopherol, Hydroxypropyl Cyclodextrin, Hydrogenated Palm Glycerides Citrate, Dimethiconol, Sodium Carboxymethyl Betaglucan, Salicornia Herbacea Extract, Undaria Pinnatifida Extract, Crocus Chrysanthus Bulb Extract, Lecithin, Hydroxyisohexyl 3-Cyclohexene Carboxaldehyde, Palmitoyl Tripeptide-38, Sodium Benzoate, Argania Spinosa Callus Culture Extract, Rhododendron Ferrugineum Leaf Cell Culture Extract, Vitis Vinifera (Grape) Fruit Cell Extract, Lactic Acid, Ascorbyl Palmitate, Citric Acid

Agak panjang ya ingredientsnya. Tapi kalau kita liat dari listnya, Mila D’Opiz The Skin Whisperer ini bersifat humectant, emollient dan occlusive sekaligus. Terlihat dari ingredients-nya yang mengandung glycerin, butylene glycol (humectant agent), shea butter dan semua jenis oil (emollient agent) dan acacia senegal gum, dimethicone (occlusive agent). Pantesan aja dikulit rasanya masyaa Allah halus dan lembab banget kalo pake cream ini walaupun sebelum pemakaiannya nggak banyak layering skincare lain. Aku berani bilang kemampuannya untuk mempertahankan kadar air didalam kulit sangat bagus!

CLAIMS

  • memperbaiki tanda penuaan
  • memudarkan garis kerut
  • mengurangi flek
  • mengecilkan pori
  • mengencangkan dan menghaluskan tekstur

Kalau dari kertas yang terdapat di dalam box, intinya cream ini fokusnya adalah pada perawatan anti aging. Dan skincare untuk perawatan anti aging biasanya memang berfokus di hydrate dan moisture yang memang adalah landasan dari kulit awet muda.

skinwh16

Mila D’Opiz The Skin Whisperer ini juga mendapatkan penghargaan beauty oscar ditahun 2014 sebagai most innovative cosmetic product. Interesting, right?

skinwh12

DETAILS

10ml / 0,34fl.oz tapi juga tersedia kemasan 50ml / 1,7fl.oz. Ukuran 10ml itu cocok banget buat kalian yang suka travelling. Kecil dan nggak bakalan ngabisin skincare pouch plus jatah bagasi kalian hehe.

PAO (periode after opening) nya 12 bulan.

skinwh14

TEKSTUR DAN WANGI

Teksturnya cream kental. Sama sekali nggak cair kaya cream keluaran skincare Korea yang kadang teksturnya lebih mirip gel daripada cream itu sendiri. Diratain ke kulit juga gampang banget. Menurutku Mila D’Opiz The Skin Whisperer ini memang tidak tercipta untuk meresap dikulit karena setelah diaplikasikan dia berasanya kaya “duduk” diatas kulit. A bit greasy makanya aku lebih suka make cream ini di skincare routine malam.

Wanginya mirip bunga tapi ada kesan wangi body butter juga. Enakkk. Lebih tepatnya,  yang rada manis gitu menurutku.

skinwh5

skinwh6

skinwh7

skinwh8

skinwh9

CARA PAKAI

Pada skincare routine malam

Double cleansing – exfoliating toner – first essence – hydrating toner – serum/ampoule/essence – eye cream – Mila D’Opiz The Skin Whisperer

Atau kamu bisa mix cream ini dengan Mila D’Opiz ampoule atau sejenis ampoule dari brand apapun yang kamu punya. Kemarin aku cobain mix dengan ampoule stemcell dari Mila D’Opiz juga dan hasilnya sooo gewd! Bisa banget menghemat waktu kalo kita lagi males make skincare routine terlalu panjang karena dua step yang langsung kita ringkas jadi satu.

Tapi kalau disuruh memilih, aku pribadi lebih suka nggak nge-mix cream ini sama ampoule. Jadi pemakaiannya aku layer aja karena untuk sejenis ampoule/serum, aku lebih suka setelah pemakaiannya didiamkan sekitar 10 menit dulu baru lanjut step berikutnya untuk memberikan waktu supaya si ampoule meresap dengan sempurna dulu.

Kamu lagi capek tapi tetap pengen kulitmu ternutrisi dengan baik? Aku sarankan mencoba step ini

Double cleansing – hydrating toner – Mila D’Opiz The Skin Whisperer

Habis itu bobok cantik deh. Paginya kamu bangun tetap bakalan ngerasain kulitmu segar, lembab dan kenyal sama  hasilnya kaya kamu make skincare berlayer-layer.

REVIEW

Sama seperti Mila D’Opiz Stemcell Ampoule, Mila D’Opiz The Skin Whisperer Cream ini juga mengandung lima jenis stemcell yaitu

  • phyto cell tec solar vitis yang berfungsi sebagai perlindungan dari sinar UV, meningkatkan vitalitas dan dan menjaga tampilan kulit agar terlihat lebih muda dan cantik lebih lama,
  • phyto cell tec argan yang berfungsi meremajakan kulit sampai lapisan terdalam,
  • phyto cell tec alp rose yang dapat bertahan di cuaca seekstrim apapun dan mengurangi kulit yang stress akibat paparan sinar UV,
  • phyto cell tec malus domestica yang bermanfaat untuk mengurangi keriput dan fine lines,
  • comfey symphytum stem cell bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit dan memperbaiki skin barrier.

Baca juga: Review Mila D’Opiz Stemcell Ampoule

Stem cell sendiri kalau diibaratkan seperti pabrik yang fungsinya memproduksi sel-sel baru jika sel yang sudah tua menjadi rusak atau bahkan mati. Seperti yang kita tau, kerusakan sel (khususnya sel kulit) dapat menyebabkan banyak sekali masalah seperti early sign of aging, jerawat, kulit kusam, kerutan dan lain-lain. Jadi  bisa dikatakan kalau stem cell yang ada pada cream ini membantu kulit kita untuk meregenerasi sel lama dengan sel baru sehingga kulit pun akan terlihat lebih sehat.

Apa yang menyebabkan sel kulit kita rusak atau mati? Macem-macem banget! Bisa karena usia yang terus bertambah, polusi, pola hidup yang nggak sehat, stress dan lain-lain.

Aku sudah satu bulan setengah make Mila D’Opiz The Skin Whisperer Cream ini di skincare routine malamku. Perubahan yang paling berasa yang aku rasain adalah kulitku jauh lebih lembab seharian dan kalo bangun pagi kulitku sangat sangat sehat kelihatannya plus lembut dan halus kalau dipegang walaupun malamnya aku nggak pakai skincare routine yang panjang seperti biasanya. Karena beberapa minggu kebelakang aku sering sekali males berlama-lama make skincare jadi pengennya pake basic skincare aja tapi tetap ada “rasa” ekstranya di kulit.

Ekstra lembab, ekstra cerah, ekstra lembut dan ekstra-ekstra lainnya.

Dan sejujurnya cream ini memenuhi itu semua! Meskipun ada di masa-masa malas menghabiskan banyak waktu dengan skincare routine seperti biasanya, terbukti selama satu setengah bulan terakhir aku hampir nggak pernah jerawatan. Ada jerawat pun bukan jerawat yang harus diperhitungkan dan bikin sakit hati hihihi. Sebuah pencapaian besar mengingat kulitku acne prone alias cenderung gampang berjerawat.

Hal baik lainnya yang aku notice sesaat setelah pengaplikasiannya, kulit kita akan terasa sangat halus dan smooth seolah-olah pori-pori mengecil. Seolah-olahnya di bold ya karena ini hanya tampilannya saja yang terlihat mengecil padahal sebenernya sih segitu-gitu aja karena pori-pori itu nggak bisa membesar ataupun mengecil. Cuma tampilannya saja yang bisa diperbaiki.

Lalu aku penasaran, apakah cream ini akan bagus dipakai dibawah make up? Secara ya biasa saat-saat ketika pori-pori keliatan mingkem itu kalo kita pake make up akan keliatan bagus dan nempel banget. Dan tadaaaa… aku pake cream ini di pagi hari, kulitku malah jadi greasy. Make up malah cepat luntur. Walaupun greasy tapi aku nggak ngerasa cream ini bikin kulit jd keliatan kusam.

Buat kalian yang jenis kulitnya kering, mungkin bisa banget di coba dipake dibawah make up. Aku rasa hasilnya akan bagus dan dewy.

Selain itu, aku sama sekali nggak ngerasain yang namanya breakout walaupun cream ini thick dan rich.

Ada tiga hal yang kurang aku sukai dari produk ini:

  • sedikit greasy. Makanya aku kurang rekomendasikan kalo untuk masuk di skincare routine pagi karena ditakutkan kulitmu akan terlihat berminyak. Tapi untuk kamu yang kulitnya kering, aku rasa bakalan baik-baik aja,
  • harus rajin melakukan eksfoliasi. Mungkin karena cream ini lumayan thick dan kulitku oily makanya pertumbuhan komedo jadi agak lebih cepat. Dua hari aja nggak eksfoliasi, aku bisa ngerasain di ujung hidungku udah mulai tumbuh bulu-bulu landak alias blackhead,
  • kalo kamu terlalu banyak layering (apalagi produk sebelumnya rich semua) akan ada kemungkinan untuk balls up/pilling (menggumpal).

Lebih dari itu aku rasa cream ini bisa banget jadi pilihan buat kalian yang suka ngerasa malas untuk layering skincare dan pengen pake yang basic aja tapi pengen hasil yang ekstra. Yes, i thought these product would be perfect to be your night cream!

RATING

4,5/5

PRICE

Mila D’Opiz The Skin Whisperer 10ml IDR 1.036.000 (normal price IDR 1.820.000), 50ml IDR 5.070.000 (normal price IDR 7.150.000)

WHERE TO BUY

Instagram @miladopizjakarta atau @hersheladies

Shopee : Hershe Official

Tokopedia : Hershe Official

Note: These products are Sponsored for review purposes but my opinion is honest and not influence by the Brand or Online Shop

Semoga postingan ini bermanfaat dan see you on my next post!

Love,

img_0722

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *