Review

Review: Mamutta Essential Package

Bismillah. Assalamu’alaykum ♥

Finally, bisa update blog lagi. Entah kenapa di bulan Oktober ini, aku lagi males banget sentuh-sentuh blog. Huhu maafkan, ya. Main Instagram pun mood-nya turun naik. Semoga teman-teman dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Aamiin Ya Rabbalalaamiin.

Postingan kali ini aku akan me-review satu brand skincare lokal yang mungkin under rated padahal produk mereka menurutku quite good. Pernah denger brand Mamutta? Belum? Sama. Aku juga baru tau sama brand ini pas mereka tawarkan untuk cobain produknya.

Tapi kalo sabun Papa, pasti banyak yang udah tau ya. Dari beberapa DM Instagram cerita, dulu sabun Papa ini sampai harus waiting list satu tahun baru bisa dapat produknya. Dan memang produknya bagus banget sepengakuan teman-teman yang sudah cobain. Aku pribadi belum pernah cobain sabun Papa, sih. Tapi mengingat cerita tentang sabun Papa yang wow seperti itu, aku rasa kualitasnya pasti berbanding lurus dengan hype-nya. Insyaa Allah.

Nah, Mamutta dan sabun Papa itu bernaung dalam satu “rumah’. Jadi buat para pecinta sabun Papa, kamu harus  banget baca review-ku tentang Mamutta Essential Package ini. Siapa tau ada rezeki dan kesempatan buat icip-icip dan bakalan se-oke sabun Papa khasiatnya di kulit kalian.

Baiq, langsung aja kita masuk ke review-nya!

MAMUTTA ESSENTIAL PACKAGE

Isi Mamutta Essential Package ini ada dua: Mamutta Skin-Lightenng Anti-Aging Cream dan Translucent Soap. Basicly ini tuh adalah moisturizer dan second cleanser. Kedua produknya sudah memiliki nomor BPOM, alhamdulillah. Nomor BPOM-nya untuk masing-masing produk adalah NA18182000112 untuk Skin Lightening Anti Aging Cream dan NA18160500673 untuk Translucent Soap.

Selain itu, skincare dari Mamutta juga sedang proses ke MUI untuk mendapatkan sertifikasi halal. Jadi insyaa Allaah aman ya buat kita sebagai muslim yang concern sama kehalalan skincare yang kita pakai.

Brand asal Yogyakarta ini juga tidak menggunakan fragrance (parfum) dan colorant (pewarna). Buat kamu yang  punya alergi sama dua ingredients tersebut dalam skincare, insyaa Allah nggak perlu khawatir dan was-was buat cobain produk ini.

Preservatif (pengawet) yang dipakai pun adalah phenoxyethanol bukan paraben. Yang ngeri-ngeri sedap sama paraben di skincare, kalian pun akan tenang nyobainnya. Aku pribadi bukan orang yang “menakuti” paraben, sih. Karena paraben itu sebenarnya cenderung aman. Apalagi untuk skincare over the counter dan drugstore, pasti masih dalam batas wajar pemakaiannya.

Mamutta juga aman digunakan oleh ibu hamil dan ibu menyusui. Walaupun klaimnya untuk anti aging, tapi ingredients yang dipakai untuk anti aging yang digunakan bukanlah retinol yang banyak dikhawatirkan bisa berpengaruh buruk ke janin dan bayi. Walaupun sebenarnya penelitian tentang dampak buruk retinol ini pun belum ada yang terbukti.

Jadi buat bumil busui yang menghindari retinol tapi sudah pengen ada skincare anti aging masuk ke regime-nya, monggo bisa dicoba brand ini.

mamutta
Satu kotak ini isinya ada dua skincare: translucent soap dan skin lightening cream
mamutta2
Ada penjelasan isinya apa aja

mamutta4

mamutta15

SKIN LIGHTENING ANTI AGING CREAM

PACKAGING

Packaging-nya lumayan eye catching menurutku. Pilihan warnanya pas. Mayoritas berwarna putih dan agak hijau stabilo. Ada juga campuran baby blue yang bikin warnanya makin menarik kalo dilihat.

Untuk jar-nya agak mengingatkan aku sama produk skincare klinik/dokter. Tipe design packaging konvensional sih, ya, mengingat sekarang para produsen skincare sedang berlomba-lomba bikin design packaging yang seunik mungkin biar dilirik sama para skincare enthusiast yang juga ‘banci’ packaging hehe. Hayo ngaku, kalian termasuk ‘banci’ packaging nggak? Aku sih bukan, tapi skincare dengan packaging yang di design secara niat itu punya kelebihan sendiri di mataku. Ya walaupun kalo isinya habis bakalan dibuang juga hahaha.

Menurutku kalau Mamutta merubah sedikit packaging-nya jadi lebih modern, bukan nggak mungkin anak muda akan melirik dan tertarik mencoba produknya. Dengan packaging yang sekarang, mungkin yang akan lebih tertarik mencoba produknya adalah yang berusia 25 tahun ke atas atau mereka yang nggak menghitung packaging sebagai hal yang penting sebagai syarat untuk membeli produk skincare.

Tinta tulisannya pun agak cepat hilang. Bisa dilihat dari beberapa foto dibawah. Mungkin akan lebih oke kalau tulisannya dibuat oil proof karena aku rasa hilangnya tinta tersebut dikarenakan face oil-ku yang lengket di packaging-nya. Lama kelamaan membuat tulisannya pudar dan hilang.

mamutta3

mamutta8

mamutta9

mamutta5

mamutta6

INGREDIENTS

mamutta11

KLAIM

mamutta12

DETAILS

Isinya 10 gram. Kecil sih ya. Tapi mengingat pemakaiannya tipis-tipis aja, sebulan baru habis. Aku prefer pemakaian pagi sih. Kenapa? Akan aku jelaskan dibawah. Hasil akhirnya pun nggak greasy bahkan menurutku a bit glowy.

TEKSTUR DAN WANGI

Seperti namanya, teksturnya beneran cream. Kenapa aku bisa bilang beneran cream? Karena ada beberapa produk skincare yang aku temui memberikan nama produknya cream tapi teksturnya lebih mirip gel. Warnanya putih sedikit kekuningan. Agak kental tapi gampang diratakan dan untuk meresap harus dibantu dengan menepuknya pelan-pelan.

Sayangnya nggak include spatula jadi buat kalian sebaiknya sediakan spatula khusus ya biar nggak mengotori cream-nya. Atau pastikan tangan kalian bersih sebelum colak-colek isinya. Mungkin bisa jadi masukan juga ya buat Mamutta untuk menyediakan spatula khusus.

Wanginya lagi-lagi mengingatkan aku dengan wangi skincare klinik. Bukan tipe wewangian yang nggak enak sih. Masih dalam taraf wewangian yang bisa ditolerir oleh indra penciumanku. Mungkin karena tidak mengandung parfum, jadi wewangian asli dari ingredients-ingredients-nya masih tercium.

mamutta7

mamutta10

mamutta13

mamutta14

CARA PAKAI

Seperti yang sudah aku sebutkan diatas, aku prefer memakai cream ini di pagi hari. Alasannya sangat sederhana sekali. Cream ini sudah sangat cukup tanpa perlu banyak layer. Beberapa kali percobaan me-layer cream ini dengan serum Vitamin C, ampoule, face oil dan kawan-kawannya, malah jadi pilling/balls up. Pilling/balls up itu adalah ketika skincare yang kita pakai menjadi menggumpal seperti daki.

Makin keliatan pas malam double cleansing. Cleansing oil yang aku pakai makin membuat cream Mamutta ini pilling dengan sempurna.

mamutta16
Agak menjijikkan ya keliatannya hitam-hitam gitu. Tapi itulah pilling dari creamnya ketika dilayer dengan skincare yang terlalu rich

Tapi ketika hanya aku layer dengan first essence dan hydrating toner, dia sama sekali nggak mengalami pilling. Pas malam double cleansing juga, ditangan hasilnya bersih, nggak seperti foto diatas.

Kesimpulannya? Cream ini diciptakan dengan formulasi yang cukup rich dan occlusive. Yang ketika kamu layer lagi dengan serum-seruman malah akan membuatnya pilling. Jadi, cara pakai yang tepat untuk kulitku adalah sebagai berikut:

Cuci muka pakai air (yes, aku nggak cuci muka pakai sabun ya di skincare routine pagi) – Ph Balance Toner di swipe dengan kapas – First Essence – Hydrating TonerMamutta CreamSunscreen

FYI, kulitku normal to oily. Mungkin untuk kalian yang kulitnya kering, me-layer cream ini dengan skincare lain yang agak banyak, kemungkinan akan aman dari pilling. Silahkan eksperimen sendiri ya nanti.

REVIEW

Selain dari drama pilling tadi, bisa dibilang aku puas banget sama hasil pemakaiannya. Dalam waktu beberapa minggu aku udah bisa ngerasain kulitku jadi agak lebih cerah. Ya tentu aja nggak hanya karena cream Mamutta ini, ya karena aku juga memakai skincare lainnya pada skincare routine malam. Plus aku juga sangat rajin melakukan eksfoliasi. Memang nggak ada skincare ajaib yang bisa menyelesaikan semua masalah kulit kita hanya dengan satu produk saja. Makanya skincare itu saling menopang antara satu dan yang lainnya.

Darimana aku notice Cream ini oke hasilnya di aku?

Ketika dalam waktu satu bulan aku cobain produk ini dan selama sebulan itu aku stop pemakaian Vitamin C serum, aku merasa kulitku tetap cerah dan segar. Sama seperti ketika aku rutin memakai Vitamin C serum. Bekas jerawat akibat purging karena exfoliating toner baru juga jadi jauh lebih memudar padahal sebelumnya bekas jerawatnya sangat hitam dan pekat karena jerawat yang muncul adalah jenis jerawat nodul yang nggak ada matanya.

Another positive effect adalah kulit jadi terasa halus, kenyal dan lembab.

Tapi untuk klaim anti aging seperti menyamarkan garis halus, aku belum ngerasain itu. Tentu aja belum karena menurut pendapatku, skincare untuk anti aging itu nggak akan bisa terlihat hasilnya dalam waktu pemakaian satu bulan. Harus berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun itu pun dengan pemakaian rutin.

Kalo dilihat dari ingredients, aku nggak kaget sih cream ini oke banget buat mencerahkan warna kulit. Karena dia mengandung beberapa ingredients favoritku untuk masalah bekas jerawat dan kulit kusam. Diantaranya ada ingredients sebagai berikut:

  • Grapefruit yang mengandung Vitamin C yang khasiatnya untuk mencerahkan kulit kusam
  • Niacinamide yang oke banget buat meratakan warna dan tekstur kulit, mencegah munculnya hiperpigmentasi dan lain-lain
  • Ethyl Ascorbic Acid yang juga merupakan Vitamin C yang stabil yang juga bagus banget untuk membantu kulit menghasilkan kolagen
  • Goji Berry yang adalah salah satu anti oksidan yang bisa melawan paparan radikal bebas
  • Ada juga Acetyl Glycyl Beta-Alaine yang merupakan peptide yang juga bermanfaat untuk mencerahkan kulit dengan menahan pigment gelap yang sering menjadi sumber dari kekusaman kulit
  • Ekstrak White Mulberry Leaf, Tocopherol (Vitamin E) dan juga Licorice yang semuanya adalah ingredients yang sangat bermanfaat untuk elastisitas kulit, mencegah tanda penuaan dini, dan banyak manfaat lainnya

So, memang cream ini ternyata full of good ingredients, ya. Jadi kamu nggak perlu capek-capek layering banyak produk untuk memenuhi kebutuhan kulitmu akan nutrisi.

Buat kamu yang super sibuk di pagi hari karena harus ngurusin banyak hal dan nggak punya banyak waktu untuk layering banyak skincare terus kamu juga nggak suka tampilan kulit yang terlalu greasy, i really recommend this product! Moisturizer yang perfect banget buat pagi hari.

Hal lain yang aku suka adalah cream ini bersifat emollient dan occlusive karena mengandung mineral oil (emollient agent) dan dimenthicone (occlusive agent). Fungsi emollient sendiri adalah mengisi celah kulit sehingga membuat kulit kita terasa lebih lembut dan kenyal sedangkan occlusive membuat lapisan seal (perlindungan) agar kelembaban yang sudah kita berikan dari first essence, hydrating toner dan skincare lainnya nggak cepat menguap dan hilang.

Pemilik kulit dehidrasi yang selalu  merasa kulitnya gampang “kehausan” kaya aku memang bakalan suka banget dengan jenis cream seperti ini. Walaupun kulitku lebih cenderung oily tapi so far rasanya tetap nyaman dan nggak berat.

Note: Cream ini mengandung vitamin C dan niacinamide yang menurut beberapa orang nggak boleh dicampurkan. No! Vitamin C dan niacinamide sangat boleh dicampurkan. Apalagi dibantu dengan formulasi yang tepat efeknya bakalan super duper bagus. Terbukti kulitku alhamdulillah aman sekali pakai produk ini tanpa ada rasa terbakar, perih atau bahkan sama sekali nggak menimbulkan reaksi negatif seperti breakout.

MAMUTTA TRANSLUCENT SOAP

PACKAGING

Pendapatku soal packaging translucent soap-nya sama. Perbedaannya dengan cream-nya, warna tulisan di translucent soap lebih gelap.

Dan entah kenapa untuk second cleanser, aku rasa yang bentuknya cair itu jauh lebih praktis dibanding yang bentuknya bar. Well, another input for Mamutta’s team, mungkin akan lebih oke kalau translucent soap ini dibuat berbentuk cair.

mamutta19

INGREDIENTS

mamutta17

CLAIM

mamutta18

DETAILS

Isi 60 gram

TEKSTUR DAN WANGI

Tekstur translucent soap Mamutta ini padat. Sabun batangan (bar). Aku pribadi pas mau mencoba produknya dipotong seperempat dulu, jadi nggak langsung aku pakai satu sabun utuh. Kenapa? Kebesaran banget hehe, Dipotong seperempat itu aja nggak habis-habis secara aku cuma pake second cleanser itu cuma di malam hari dan itu pun cuma sedikit aja pemakaiannya.

Wanginya olive (zaitun) banget. Enak kok wanginya dan nggak terlalu menyengat. Kalian yang bukan penggemar skincare yang wangi, pasti bakalan suka.

mamutta20

CARA PEMAKAIAN

Setelah first cleanser, ambil translucent soap dan basahi dengan sedikit air. Gosok sampai berbusa dan usapkan busanya pada kulit wajah yang basah. Pijat lembut kurang lebih 1 menit dan terakhir bilas dengan air. Aku prefer membilas wajahku dengan air bersuhu ruangan, bukan air panas atau air dingin.

REVIEW

Sebetulnya untuk translucent soap ini, aku nggak bisa bilang review, ya. Karena aku cuma pakai seminggu pertama aja. Kenapa nggak aku pakai sebulan? Karena itu tadi, aku lebih suka produk second cleanser yang bentuknya cair karena lebih higienis dan praktis makenya. Penyimpanannya juga jadi agak ribet karena harus cari tempat tersendiri untuk menyimpan produknya. Itulah kenapa aku sangat berharap team Mamutta mau mereformulasi sabun ini menjadi sabun cair.

Tapi selama seminggu itu, aku bisa bilang produk ini adalah second cleanser yang sangat mild karena nggak mengandung SLS atau SLES sama sekali. Habis cuci muka kulitku nggak berasa kering dan ketarik sama sekali. Plus lagi rasanya kulit jadi halus dan lembut.

Sekarang translucent soap ini lebih sering aku pakai sebagai sabun badan. Enakkkk masyaa Allaah. Kemarin aku sempat ada body acne, alhamdulillah cepat kempes dan membaik. Lembab pula rasanya di kulit.

RATING

4,5/5 untuk Skin Lightening Anti Aging Cream dan 3,8 untuk Translucent Soap (kayanya kalo bentuk sabunnya cair, aku bisa ngasih rating 4 atau bahkan lebih hehe).

PRICE

IDR 135.000 sepaket isi Skin Lightening Anti Aging Cream dan Translucent Soap. Affordable banget sih menurutku untuk kualitas yang oke apalagi Mamutta adalah local brand skincare yang harus banget kita dukung keberadaannya.

WHERE TO BUY

Website www.mamuttaskincare.com

Instagram @MamuttaMamutta

Tokopedia MamuttaOfficial

Shopee MamuttaOfficial

Note: These post is sponsored for review purposes but my opinion is honest and not influence by the Brand.

Terimakasih sudah membaca review ini dan semoga bermanfaat untuk kamu yang sedang mencari skincare local brand yang bagus.

I’ll see you on my next post!

Love,

img_0722

 

5 thoughts on “Review: Mamutta Essential Package”

    1. Hai Mbak Hilda. Bisa banget kok Mbak. Aku skincare routine malamnya pakai produk lain yang bisa dilayer banyak-banyak hehe

    1. wa’alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh,
      Mengingat aku masih punya beberapa kewajiban review skincare lainnya yang serupa (moisturizer), aku belum akan repurchase dalam jangka waktu dekat Mbak. Tapi aku akan coba beberapa produk Mamutta lainnya. insyaa Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *