Skincare101

Purging dan Breakout, Kembar Tapi Beda

Bismillah. Assalamu’alaykum ♥

Kayanya jerawat sudah jadi problem seribu umat mulai dari lelaki atau wanita pasti semua pernah  merasakannya. Waktu awal kemunculannya juga beragam, ada yang mulai dari remaja udah kenal sama jerawat sampai ada yang udah masuk usia jerawat baru nyicipin jerawat atau istilahnya adult acne. Mostly adult acne ini disebabkan karena perubahan hormon dan kerusakan jaringan kulit.

Seperti aku yang sudah mulai berjerawat mulai dari usia remaja sampai sekarang sudah masuk kepala tiga masih tetap sering dikunjungi jerawat. Rajin ya, Sist 

Jerawat hormon itu memang yang paling susah dikendalikan, sih. Udah pasrah aja deh kalo jerawat hormonal yang keluar. Paling cuma bisa banyakin sabar dan pake skincare yang full of hydration.

Pengalaman yang juga banyak dirasain orang: keluar jerawat pas nyobain produk skincare baru dan selalu ngira itu akibat nggak cocok sama produknya. Bisa jadi memang jerawat-jerawat itu karena nggak cocok sama produk (breakout). Tapi yang harus kita tau, selain breakout ada juga istilahnya purging.

Purging? Apakah itu purging? Mari kita bahas, ya.

acne-cartoon-440x294
Jerawat purging apa breakout ya? Pic from Google

Jadi purging ini prinsipnya hampir sama kaya breakout. Kembar tapi beda lah ya. Hihihi. Bedanya purging akan terjadi kalau kita make skincare yang punya ingredients acids/actives semacam AHA (glycolic acid, lactic acid, malic acid, dan lain-lain), BHA (salicylic acid, betaine salicylate), PHA, Vitamin C, bahkan mud/clay mask.

Kenapa mereka semua bisa menyebabkan jerawat jadi keluar semua? Karena sifatnya yang mengeksfoliasi (mengeluarkan sel kulit mati) sehingga membuat kotoran dibawah permukaan kulit “dipaksa” untuk keluar dalam bentuk jerawat, komedo, kadang bahkan ada sampai yang gatal atau memerah kulitnya. Tenang, ini hanya reaksi sementara kok. Setelahnya pasti pori-porimu akan jadi bersih dan kulitmu pun ikutan mengkinclong (dengan catatan dilakukan secara rutin).

Jadi sesungguhnya gampang banget memeriksa suatu produk nggak cocok atau hanya sekedar purging di kita. Cek saja ingredients-nya, apakah mengandung acids? Kalau ada maka kemungkinan kulit kamu sedang mengalami purging. Purging ini bukan hal yang perlu ditakuti karena memang reaksi yang sangat wajar dari pemakaian acids. Malah menurutku ini reaksi yang terlihat negatif tapi sebenarnya positif. One step closer to clear skin. Tapi memang ganggu dan kesel banget ya kalo ngeliat jerawat muncul apalagi dalam jumlah yang cukup banyak.

Lalu, apakah purging apakah sama dengan detox? I don’t think so. Kalo purging jelas sih apa yang menyebabkan jerawat keluar. Sampai sekarang aku belum menemukan ingredients apa yang bisa menyebabkan jerawat dalam proses detox. Bahkan dalam beberapa produk yang mengklaim bisa men-detox kulit dan iseng aku liat ingredients-nya, aku sama sekali nggak menemukan adanya kandungan acids.

Hmmm… apalagi untuk produk yang nggak mencantumkan ingredients yah. Serem banget! Berpikirlah sebelum membeli produk itu. Kenapa? Ingredients-nya aja kok seperti di rahasiakan padahal ingredients itu adalah satu regulasi yang wajib diketahui oleh para pembeli produk. Produsen skincare harusnya mencantumkan bahan apa saja yang mereka pakai untuk memformulasikan skincare tersebut agar konsumennya bisa melihat garis besar seperti apakah produknya.

Apakah ada kondisi tertentu yang bisa menyebabkan kandungan acids menjadi powerful untuk dapat menyebabkan purging? Yes, ada. Ada beberapa skincare expert yang bilang, tidak semua produk yang mengandung acids itu bisa menyebabkan purging. Harus berbentuk skincare yang “menetap” agak lama di kulit dan memiliki persentase tertentu.

Maksud dari “menetap” agak lama dikulit adalah yang walaupun dibilas tapi sudah didiamkan sekian menit di kulit. Contohnya kalau face wash-mu  mengandung AHA BHA tapi itu katanya tidak akan efektif untuk dijadikan sebagai exfoliator karena face wash sendiri cuma paling lama 1 menit dikulit kita dan setelah itu dibilas lagi dengan air. Yang kemungkinan lebih bisa membuat purging adalah produk exfoliating toner atau pads (di beberapa brand yang memiliki produk exfoliating toner/pads ada yang menyarankan dicuci kembali setelah pemakaian dan ada juga yang langsung bisa dilayer dengan skincare lain tanpa dibilas lagi). Dan untuk persentase AHA BHA yang di pakai di face wash pun biasanya kecil sekali, nggak nyampe 1%.

Karena menurut beberapa data, persentase acids yang efektif untuk mengeksfoliasi kulit adalah 5-10% untuk AHA dan 1-4% untuk BHA.

Tapi, di beberapa kasus (biasanya virgin dalam acids alias sama sekali belum pernah cobain acids), ada yang baru make facial wash yang mengandung AHA BHA saja sudah membuat kulitnya purging. Tau dari mana? Yuk kita bandingkan ciri-ciri purging dan breakout dari beberapa sisi.

Apakah niacinamide dan arbutin juga bisa menyebabkan purging karena sifatnya yang juga brightening? Jawabannya tidak. Meskipun sama-sama zat aktif tapi niacinamide dan arbutin tidak bisa menyebabkan purging. Jadi buat yang sedang make niacinamide atau arbutin terus ngerasain jerawat, coba cek lagi apakah ada hal eksternal diluar skincare yang kemungkinan bisa menyebabkan jerawat. Kalau sudah make sure dan sekiranya tidak ada maka kemungkinan kamu nggak cocok sama kedua zat aktif tersebut alias breakout.

PURGING

  1. Hanya terjadi kalau memakai skincare yang memiliki kandungan acids seperti AHA, BHA, PHA, Vitamin C, mud/clay mask, dan lain-lain
  2. Maksimal terjadinya adalah satu kali periode regenerasi kulit (28-30 hari/4 minggu). Dibeberapa literatur ada juga yang bilang 6-8 minggu
  3. Jerawat hanya terjadi di tempat-tempat yang biasa memang ditumbuhi jerawat
  4. Jerawatnya cepat pulih/sembuh
  5. Apakah lanjut pemakaian produk yang menyebabkan purging? Yes! Harus besabar yah. Setelah itu kulitmu pasti akan jadi lebih bersih. Purging pasti berlalu~~~

BREAKOUT

  1. Bisa terjadi ketika memakai skincare apapun, meskipun tidak mengandung acids/actives
  2. Sudah lebih dari 8 minggu tapi masih saja muncul jerawat baru
  3. Jerawat merambah ke tempat-tempat yang jarang ditumbuhi jerawat
  4. Jerawat lama pulihnya, satu jerawat bisa dalam hitungan mingguan baru hilang atau kalau hilang bisa kembali tumbuh di tempat yang sama
  5. Apakah lanjut pemakaian produk yang menyebabkan breakout? No! Segera hentikan
download
Sumber foto: https://www.beautypeadia.com/howto/2017/5/23/purging-vs-breakouts-over-exfoliation

Catatan dalam melakukan eksfoliasi

  1. Eksfoliasi itu sifatnya mengeringkan kulit. Jadi jangan lupakan pake hydrating products yang banyak entah itu hydrating toner, hydrating serum dan produk lain yang sifatnya bisa menambahkan kadar air ke kulit. Jangan lupa juga lock dengan moisturizer.
  2. JANGAN LUPA PAKE SUNSCREEN. Karena memakai acids resikonya adalah membuat kulit jadi lebih sensitif terhadap sinar matahari
  3. Pakailah acids dimulai dari persentase terendah kalau kamu baru mau bergelut dengannya. Misal dari toner yang mengandung AHA BHA yang cuma 0.1%, kalau sudah terbiasa bisa dinaikkan sedikit demi sedikit
  4. Sebaiknya pemakain acids dalam bentuk toner yang kandungannya terhitung lumayan besar sebaiknya dilakukan oleh mereka yang usianya minimal 20 tahun karena biasanya dibawah usia itu sistem pengelupasan kulitnya masih baik

Sekian penjelasan mengenai purging dan breakout. Semoga menghilangkan kegalauan dan jadi bisa menentukan jerawatmu adalah pengaruh breakout atau purging. Semoga post ini bemanfaat!

See you on my next post!

Love,

img_0722

2 thoughts on “Purging dan Breakout, Kembar Tapi Beda”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *