Skincare101

Skin Hero: Sunscreen

Assalamu’alaykum ♥

Disini siapa yang masih males banget pake sunscreen? Ayok tunjuk tangan. Hihi. Sebaiknya kemalasan itu harus segera dihilangkan, ya! Sunscreen itu menurutku hukumnya adalah super wajib dari yang wajib. Bisa dibilang dia jendralnya skincare deh ya saking pentingnya. Kenapa? Karena dia memproteksi kulit kita dari segala pengaruh buruk sinar matahari yang mungkin akan kena ke kulit. Selengkapnya, mari kita bahas sama-sama. Dan sepertinya tulisan ini akan jadi lumayan panjang, so yang mau nyiapin cemilan monggo ya😉

Sebelumnya, aku sudah nulis soal basic skincare dan skincare untuk pemula disini, lanjut penjelasan soal double cleansing di postingan ini dan tentang double toning di sini. Yang belum baca ayo dibaca dulu ketiga tulisan tersebut biar makin pintar karena membaca itu membuka jendela dunia dan didalam kasus kita ini, membaca akan membuka jendela dunia per-skincare dan racun-racun yang menyertainya 😂

Aku ngerti sih berbagai macam alasan yang membenarkan kita sampai akhirnya jadi males make sunscreen. Mulai dari lengket, bikin kulit berminyak, kusam sampai bikin jerawatan. Aku dulu juga selalu skip sunscreen karena alasan-alasan itu. Tapi pleaseeee jangan diikutin ya kemalasan itu. Sampai akhirnya aku taubat dari segala keacuhanku terhadap kulit dan baru menyadari ternyata sunscreen sepenting itu serta sinar matahari seburuk itu pengaruhnya terhadap kulit.

Jadi, sinar matahari itu punya dua jenis yaitu UVA dan UVB. UVA dan UVB ini punya andil terhadap makin memburuknya kondisi kulit kita. UVA, A itu singkatan dari Aging. UVA ini bisa menembus lapisan sel kulit kita sampai dalam banget dan jika terkena kulit secara langsung akan membuat kulit kita lebih cepat menua seperti adanya keriput, kusam, garis halus, flek hitam dan sun spot. UVB, B singkatan dari Burning. Biasanya ini yang gampang banget keliatan. Pernah panas-panasan lama dibawah sinar matahari terus ngerasa kulitnya jadi belang? Nah itu karena UVB yang nyentuh langsung ke kulit kita. Lebih dari itu, yang paling ditakuti dari efek buruk sinar matahari adalah kanker kulit. Serem banget kan? Baru engeuh kan seburuk itu pengaruh sinar matahari buat kulit kita 😨

Lalu pertanyaannya adalah kapan kita perlu menggunaan sunscreen?

Jawabannya adalah setiap pagi hari tanpa terkecuali. Even cuma dirumah aja kulit kita tetap butuh perlindungan dari pengaruh buruk sinar matahari karena sinar matahari masih bisa masuk melalui celah-celah jendela dan pintu. Bahkan api kompor itu juga ada UVnya loh ternyata, Bukibuk. Shocking fact banget nggak sih? So, buat Stay at home Mom juga tetap wajib pake sunsreen ya. Ketika yang dirumah aja butuh sunscreen apalagi buat kita yang tiap hari keluar rumah, sunscreen itu barang yang harus selalu ada di tas.

Walau pun mendung dan hujan juga nggak membuat kewajiban untuk memakai sunscreen itu gugur ya. UVA dan UVB ternyata masih siap sedia untuk menebarkan pengaruh buruk mereka kepada kulit kita. Oke deh ya kalo sehari dua hari skip sunscreen. Gimana coba yang tiap hari skip sunscreen dan itu kita lakukan selama bertahun-tahun? Apa kabar kulit ya? Kasian banget di dzolimi selama bertahun-tahun.

Gimana penyelesaian masalah sunscreen yang kebanyakan bikin kulit jadi kusam, berminyak dan jerawatan itu? Ada nggak solusi biar muka gak kucel-kucel banget walaupun pakai sunscreen?

Tenang. Dunia per-skincare-an udah sangat maju teknologinya sekarang. Banyak banget merk sunscreen yang menawarkan konsistensi yang light weight dan matte (orang Indonesia biasanya suka banget nih look yang matte) sehingga nggak menyumbat pori dan nggak menyebabkan jerawat. Merk sunscreen Asia nih terutama. Aku nemuin banyak banget yang menarik buat dicoba.

Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan ketika memilih sunscreen. Aku rangkumkan dari video Skincare 101 Female Daily yang ini ya.

  1. Cari yang ada tulisan broad spectrum. Broad spectrum ini adalah jaminan kalo si suncreen ini melindungi kulit kita dari UVA dan UVB. Kalo di sunscreen Asia sih biasanya ada kata-kata broad spectrum itu diganti sama SPF (Sun Protection Factor) sekian dan PA++. Semakin tinggi Angka SPF dan semakin banyak + nya maka semakin bagus proteksi si sunscreen tersebut. Bedanya apa sih SPF dan PA ini? SPF itu untuk melindungi dari UVB dan PA++ itu untuk melindungi dari UVA.
  2. Cari yang minimal SPFnya 30. Kenapa SPF 30? Karena sunscreen yang SPFnya cuma 15 itu nggak broad spectrum. Sebenarnya itu semua ada hitungannya sendiri. Kulit setiap orang itu punya toleransi terbakar matahari yang berbeda-beda. Ada yang 10 menit kena sinar matahari dan ada yang kulitnya ‘badak’ itu 30 menit. Nah angka dari SPF itu artinya akan melindungi kulit kita selama 300 menit (kalau toleransi terbakarnya 10 menit dan SPF yang dipakai itu 30 menit maka= SPF 30 x 10 menit =300 menit). Setelah 300 menit itu kulit kita nggak lagi terlindungi. Makanya sunscreen itu butuh REAPPLY atau gunakan ulang. Malahan dermatolog menyarankan kita reapply itu setiap 2 jam sekali.
  3. Memakai sunscreen pun ada takarannya ya. Minimal seukuran uang logam atau 2 setengah ruas jari baru sunscreennya akan efektif melindungi kulit. Kalo makenya kurang dari itu gimana? Ya proteksi kulit kita gak akan maksimal.
  4. Sunscreen dan double cleansing itu berjalan beriringan ya. Jadi kalo rajin pake sunscreen harus rajin juga double cleansing. Banyak yang mengeluhkan habis pake sunscreen jadi jerawatan dan kulitnya jadi kusam tak bercahaya. Nah mungkin salah satunya karena belum tau kalau partikel-partikel dari sunscreen itu tidak larut pada air tapi larutnya dengan minyak.
Untitled
Ukuran pemakaian sunscreen yang benar

Yang perlu diperhatikan lagi, sunscreen itu sebenarnya ada 2 jenis: physical dan chemical.

Physical (mineral) sunscreen

Biasanya physical sunscreen ini lebih thick dan ‘berat’ konsistensinya. Buat yang mengeluhkan sunscreen-nya nggak enak dipake, pliket, ada whitecast-nya dan susah menyerap, kemungkinan besar sunscreen yang kamu gunakan adalah jenis ini. Bisa dicek dari ingredients-nya. Physical sunscreen itu terbuat dari zinc oxide dan titanium dioxide. Beberapa artikel juga bilang physical sunscreen ini yang sering orang sebut dengan sunblock karena cara kerjanya yang nge-block sinar matahari.

Chemical suncreen

Sunscreen yang beredar luar dipasaran sekarang ini adalah chemical sunscreen. Chemical sunscreen ini paling banyak disukai orang (termasuk aku) karena teksturnya yang ringan, cepat menyerap dan whitecast-nya itu minim banget. Apalagi kulitku yang oily acne prone, rasa-rasanya lebih cocok sama jenis suncreen yang chemical gini deh. Tapi balik lagi ya skincare itu cocok-cocokan. Kadang ada juga chemical sunscreen yang bikin aku jerawatan karena kurang cocok sama racikan ingredients-nya. Ingredients yang menunjukkan sunscreen itu adalah chemical sunscreenoxybenzone, octinoxate, octisalate, dan avobenzone.

Beberapa sunscreen yang pernah aku coba serta kesan dan pesannya.

♦ Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50+ PA++++ , ini ntap banget deh merk Jepang yang sekarang lumayan banyak jualnya di supermarket besar. Teksturnya ringan, cepat menyerap, gak bikin berminyak dan daya proteksinya juga tinggi. This used to be my holygrail sunscreen sebelum negara api menyerang. Pas lagi cinta-cintanya ternyata dia harus discontinued dan diganti formulanya dengan yang lebih baru yang sayangnya di aku malah jadi nggak cocok. Syedih. Sunscreen ini kurang aku rekomendasikan untuk kulit kering dan sensitif ya karena kandungan alkoholnya lumayan tinggi.

723c514f-713e-496c-9256-e81fb6bb996b-best-korean-sunscreen-for-oily-skin
Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50+ PA++++ Formula Lama
KAO-Biore-UV-Aqua-Rich-Watery-Japanese-Essence-2017-Back_bottler-1
Biore UV Watery Essence Aqua Rich SPF 50+ PA++++ Formula Baru

♦ Skin Aqua Moisture Gel SPF 30 PA++. Dibandingkan 2 merk yang aku sebukan diatas, ini yang paling affordable. Walaupun kemasannya sudah di cut sampai setengahnya tetap aja menurutku harganya masih bisa terbilang murah. Di beberapa orang banyak yang mengeluhkan mukanya jadi super berminyak pas pake ini dan keliatan gak menyerap dikulit. Tapi di aku alhamdulillah nggak kejadian dan malah hasilnya aku suka, basah-basah glowing gemes gitu deh. Dia pengganti Biore UV yang sudah nggak cocok lagi denganku. Hiks. Oh iya, buat yang baru mau nyobain Skin Aqua varian ini, mungkin botolnya akan sedikit berubah ya. Yang tadi tutupnya warna putih jadi hijau toska muda.

skin_aqua_uv_moisturizer_gel_1523962897_a3a5a06c
Skin Aqua Moisture Gel SPF 30 PA++ 40 gram (kemasan baru)
572822f967d7ddc506ee6e19_m
Skin Aqua Moisture Gel SPF 30 PA++ 80gram (kemasan lama)

Skin Aqua Moisture Milk SPF 50+ PA+++. Karena cocok sama sodaranya yang SPF 30, aku penasaran dong ya sama yang SPF 50 ini. Ow ow tapi ternyata gak cocok banget. Beberapa jam setelah pake langsung kulitku bereaksi negatif. Keluarlah jerawat cystic gede-gede. Padahal hasilnya matte dan lebih ringan teksturnya dibanding Skin Aqua SPF 30.

31jX1EgAZfL
Skin Aqua UV Moisture Milk SPF 50+ PA+++

Skin Aqua Moisture Milk SPF 25 PA++. Sama kaya si SPF 50, ini juga gak cocok sama aku. Gak lama pake langsung muncul jerawat-jerawat lucu nan gemash. Teksturnya agak sama dengan yang SPF30. Kayanya sih Skin Aqua yang SPF 50 dan 25 ini memang lebih cocok buat yang kulitnya kering dan sensitif walaupun dibeberapa orang yang kulitnya berminyak juga ada yang bilang cocok-cocok aja.

5976d016848dd6335f269233_m
Skin Aqua UV Mild Milk SPF 25 PA++

Lalawin Matte UV Shield SPF 50 PA+++. Merk ini pasti belum banyak yang familiar karena merk ini memang baru masuk ke Indonesia. Aslinya ini merk Thailand. Teksturnya cream dan ringan. Diaplikasikan juga mudah dan gampang meresapnya. Kalo pake sunscreen ini keliatan udah pake bedak dan buat yang ber-make up ini juga bisa dijadikan primer.

30954053_1962484154008615_6544284463969337344_n
Lalawin Matte UV Shield SPF 50 PA+++

Cosrx Aloe Soothing Sun Cream SPF 50+ PA+++. Sunscreen ini juga diformulasikan ringan dan gampang menyerap. Proteksinya juga oke tapi sayang banget di aku lumayan bikin muka minyakan setelah dipake beberapa jam. Sunscreen ini ada kandungan aloe vera-nya jadi bisa juga untuk menenangkan kulit yang lagi iritasi.

2qCd5z0
Cosrx Aloe Soothing Sun Cream SPF 50+ PA+++

Manfaat sinar matahari untuk tubuh

Nggak fair rasanya sedari tadi panjang lebar membahas buruknya sinar matahari untuk kulit tapi nggak memberitahukan manfaatnya untuk tubuh. Matahari itu sangat bagus untuk tubuh karena membantu pembentukan Vitamin D yang bagus untuk tulang. Jadi sebenernya kita masih butuh banget sama matahari ya, jangan benar-benar dihindari sama sekali.

Sinar matahari terbaik itu ada di jam 8 sampai 10 siang. Jadi kalo yang mau tulangnya bagus, silahkan berjemur di jam segitu dan jangan lupa tetap pakai sunscreen-nya biar sinar UVA dan UVB nggak langsung kena kulit.

Kayanya sudah cukup panjang lebar ya penjelasan soal sunscreen ini. Mudah-mudahan jadi lebih mudah dipahami dan bermanfaat buat yang baca. See you on my next post! ❤

Note: semua credit picture dari Google kecuali foto yang diberikan credit nama blog ini adalah fotoku sendiri

Kinans (2)

4 thoughts on “Skin Hero: Sunscreen”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *