Skincare101

Double Cleansing: Emang Penting Banget?

Assalamu’alaykum 

Melanjutkan postingan soal basic skincare kemarin sudah aku sentil-sentil di postingan ini maka aku akan lanjut khusus untuk mengupas tuntas soal double cleansing yang kalo kata Jeng Bening Bersinar ini step paling krusial kalo mau punya kulit kinclong, putih mulus tanpa noda dosa kelalaian dimasa lalu.

Double cleansing itu sendiri pada prinsipnya adalah membersihkan wajah dua kali.  Pertama dengan first cleanser yang biasanya berbahan dasar minyak (oil based) dan step kedua dengan second cleanser yang berbahan dasar air (water based)Oil based cleanser itu bentuknya bisa milk cleanser, oil cleanserbalm cleanser dan cream cleanser. Sedangkan water based cleanser itu bentuknya bisa facial wash atau facial foam.

Aku pribadi melakukan double cleansing itu malam hari saja. Alasannya karena di pagi hari aku make sunscreen. Aku pun seharian kena debu, polusi dan keringat pas keluar rumah. Nah kombinasi dari kotoran-kotoran yang nemplok di wajah itu harus banget dibersihkan dengan tuntas. Facial foam saja nggak cukup loh membersihkan sunscreen dan semua kotoran tersebut. Makanya kita butuh membersihkan wajah sampai dua step. Oh iya, sehari-hari aku sama sekali gak pake make up. Rutinitas templak templok cuma sampe sunscreen aja tanpa dilanjutin make up. jadi untuk yang bermake up, kewajiban untuk double cleansing itu di kuardatin lagi ya. Wajib dari segala yang wajib.

Untuk pagi kenapa aku gak double cleansing? Kata Liah Yoo, skincare guru kecintaanku, kulit itu ternyata gak boleh over cleanse. Apalagi kalo kita sehari-hari membersihkan wajah dengan cleanser yang harsh seperti scrub (apalagi ngescrubnya sampe semangat banget), facial foam yang ber SLS, membilas wajah menggunakan air yang terlalu panas atau terlalu dingin.

Sebaiknya pagi cukup bilas wajah dengan air suhu ruangan dan dilanjutkan dengan swipe hydrating toner (bukan exfoliating toner ya, jangan salah rumus). Memangnya kenapa sih kalo over cleanse dan make skincare yang terlalu harsh? Skin barrier-mu bisa rusak nantinya.

Apa itu skin barier? Singkatnya skin barrier itu adalah lapisan pelindung kulit yang menangkal semua bakteri, infeksi, sinar UV dan segala macam pengaruh buruk yang bisa merusak kulit kita. Untuk skin barrier insyaa Allaah akan aku kupas tuntas juga dalam postingan yang lain.

Memang setelah setahun lebih mempraktekkan gak cuci muka pas pagi, kulitku berasa jauh lebih stabil produksi sebumnya dan paling penting kulit rasanya gak ketarik-tarik. Baiklah, kita langsung masuk saja ya ke double cleansing setelah preambulenya panjang lebar smile

First Cleanser

First cleanser yang disarankan adalah yang berbahan dasar minyak atau oil based. Di Indonesia memang belum terlalu famous ya jenis cleanser yang kaya gini tapi aku  menemukan beberapa merk lokal sudah mengeluarkan cleanser yang oil based. Cleanser oil based sendiri punya berbagai macam bentuk seperti oil cleanser, balm cleanser, milk cleanser dan cream cleanser. So far aku baru nyobain oil dan milk cleanser sih. Balm cleanser akan soon aku cobain juga. Ditunggu ya review-review produknya di blog ini atau di Instagram @kinans.review .

Lalu pasti akan muncul pertanyaan: kalo kulitnya berminyak apa nggak makin berminyak kalo dibersihkan pake minyak? Enggak sama sekali! Jenis kulitku sendiri berminyak dengan kecenderungan mudah berjerawat tapi selama setahun lebih membersihkan wajah dengan minyak malah jerawat-jerawat itu jadi lebih kalem. Kok bisa jadi kalem ya? Menurutku sih karena kotoran dan minyak di kulit wajah jadi tuntas terangkat, kulit jadi super bersih dan otomatis skincare yang dipakai akan jadi lebih maksimal.

Ingat pelajaran fisika (atau kimia ya?) yang bilang minyak larut dengan minyak dan air  yang larut dengan air? Nah kira-kira begitulah penjelasan kenapa ternyata minyak itu bagus untuk dijadikan sebagai cleanser untuk wajah.

Oil based cleanser sendiri punya dua jenis: yang bisa diemulsifikasi dan yang nggak bisa diemulsifikasi. Aku lebih menyarankan mencari oil based cleanser yang bisa diemulsifikasi karena jauh lebih simpel untuk dipakai karena gak perlu waslap lagi untuk membersihkan oil-nya.

Pertanyaannya: apakah emulsifikasi itu? Emulsifikasi adalah proses berubahnya minyak jadi seperti susu yang nanti akan mudah sekali minyak itu dibersihkan hanya dengan air. Untukku pribadi, proses emulsifikasi ini skintertainment banget. Bahagia rasanya ngeliat minyak yang berubah jadi putih, like magic File:icon biggrin.gif

Ini beberapa oil based cleanser yang pernah aku cobain.

IMG_0652
Manyo Cleansing oil: Pure Cleansing Oil dan Her Green Cleansing Oil, Laneige Cleansing Oil
Dear__Klairs___Gentle_Black_Deep_Cleansing_Oil_150ml
Klairs Oil Cleansing nya nyomot di Google soalnya empty bottle punyaku udah aku buang

Berarti kalo gitu, cleansing water alias micellar water yang famous itu gak bisa yah dijadikan sebagai first cleanser? Tentu enggak! Micellar water itu hanya pembersih wajah kalo lagi urgent alias kefefet. Misalnya wajah kita kotor karena debu tapi harus touch up  make up. Boleh deh tuh kotorannya dibersihin dulu pake micellar water baru lanjut touch up. Tapi kalo udah sampe rumah, double cleansing harus tetap dijalankan ya.

Memang kenapa sih kalo micellar water itu dijadikan first cleanser? Kan lebih simpel. Ya gak kenapa-napa juga sih. Tapi jangan kaget kalo dalam jangka waktu beberapa bulan atau beberapa tahun kedepan kamu bakalan panen cystic acne karena kotoran menumpuk yang gak tuntas dibersihkan. Apalagi pemakaian micellar water sebagai first cleanser yang tidak dibilas lagi dengan air. Sebaiknya hindari, ya karena hakikatnya cleansing agent yang ada di cleansing oil, cleansing balm, cleansing milk bahkan micellar water adalah sesuatu yang tidak boleh menetap lama dikulit. Alasannya karena mereka mengandung surfaktan. Sederhananya surfaktan ini semacam deterjen lah. Cuci baju saja harus dibilas lagi untuk menghilangkan surfaktan, apalagi buat kulit.

Tambahan: Alasan lainnya micellar water tidak disarankan adalah penggunaan kapas yang beresiko mengiritasi kulit apalagi untuk kulit yang sensitif. Gesekan yang terlalu sering antara kulit dan kapas bisa membuat kulit memerah dan nggak jarang terasa perih tiap kali habis cuci muka. Aku pribadi membatasi jumlah pemakaian kapas atau physical exfoliator lainnya karena aku mau se-gentle mungkin sama kulitku.

Second Cleanser

Seperti yang sudah aku jelaskan diatas, second cleanser ini adalah cleanser yang water based. Contoh umumnya adalah face wash atau facial wash atau facial foam. Face wash ini udah famous banget di Indonesia. Kalo kita ngomongin soal pembersih wajah, orang-orang pasti akan mikirnya langsung ke face wash deh ya.

Kesalahan zaman dulu yang mengakibatkan mukaku  makin hancur karena asal pilih face wash. Pokoknya face wash yang ada embel-ember “acne clearing” nya pasti akan langsung aku beli. Padahal ternyata selain nge-clear-in jerawat, face wash itu juga nge-clear-in minyak yang ternyata sebenarnya sangat dibutuhkan oleh kulit. Pantes deh dulu jerawat makin subur, kulit makin mengkilat tapi dari dalam juga rasanya makin kering  kulitnya bahkan pernah sampai ngelupas.

Setelah belajar sedikit demi sedikit soal kulit, baru ngerti rupa-rupanya face wash itu mengandung sodium lauryl sulfate (SLS). SLS ini adalah surfaktan yang biasanya ada di hair dan body care juga kaya shampoo dan body wash. Di pasta gigi dan deterjen juga ada. Dia akan memberikan busa yang melimpah ruah. Nah siapa disini yang masih punya pikiran kalo makin banyak busa itu makin efektif  untuk membersihkah? Padahal habis pake skincare yang mengandung SLS itu rasanya kulit pasti kering, ketarik-tarik bahkan kadang sampe ngelupas dan sakit. Di beberapa orang yang kulitnya sensitif biasanya akan ada reaksi yang lumayan menyeramkan kaya kemerahan, gatal-gatal dan beberapa reaksi alergi lainnya. Jadi sebaiknya hindari face wash yang ada SLS dalam ingredients-nya.

Seharusnya second cleanser yang baik itu mempersiapkan kulit untuk menerima skincare selanjutnya. Pilihlah second cleanser yang low PH (PHnya dibawah 7) karena cleanser PHnya terlalu tinggi akan merusak skin barrier. PH terbaik untuk second cleanser itu ada di 4,5-5. Ini juga catatan untuk yang kulitnya kering ya. Coretlah SLS dan cleanser yang ber PH tinggi biar kulitmu bisa kembali lagi kelembaban alaminya.

Ini second cleanser yang pernah dan sedang aku pakai ya!

IMG_0653
Sensatia Botanicals Unscented Soapless Facial Cleanser dan CosRx Low pH Good Morning Gel Cleanser
Neogen Dermalogy Real Fresh Foam Cereal

Menurutku hal penting yang juga harus jadi catatan: memilih produk cleansing ini memang agak tricky. Banyak yang salah dalam memilih produk karena menganggap remeh step ini. Padahal, cleansing itu sangat krusial dan bisa jadi penentu keberhasilan serangkaian skincare routine. Yang tahap cleansingnya sudah proper biasanya merasakan banget perubahan positif di kulitnya. Mari semangat mencari produk yang paling cocok di kulit kita!

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat dan membuat teman-teman semua yang membawa jadi tercerahkan soal pentingnya double cleansing ya. See you on my next post!

Kinans (2)

15 thoughts on “Double Cleansing: Emang Penting Banget?”

  1. Assalamualaikum mba. Aku punya pertanyaan yang ngeganjel nih sejak rutinin double cleansing. Efektif banget emang. Aku ngerasa wajahku baikan banget setelah rutinin double cleansing. Pertanyaanku, waktu yang tepat untuk double cleansing itu kapan ya? Sesaat sebelum kita skincare routine malem2, atau begitu pulang langsung double cleansing? Kadang kan kita pulang ga sampe sore kan, jam 1 siang udah pulang. Aku rasanya kalo udah pulang bawaannya pengen bersihin muka, tapi giliran mau skincare-an malemnya, udah ngerasa kotor lagi mukanya. Minyakan, apalagi kalo abis masak. Keringetan lah. Jadi suka bingung, klo pulangnya masih rada siangan itu baiknya langsung double cleansing, atau nunggu nanti waktunya PM Skincare routine.
    Sedangkan kita ga boleh over cleanse kan. Klo siang abis pulang udah double cleansing, ngerasa bersalah jadinya kalo double cleansing lagi pas malem. Gitu mba. Duh kok jadi panjang ya hihi. Makasih sebelumnya mba kinan

    1. Wa’alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh. Double cleansing itu dilakukan kalo udh selesai semua aktivitas. Kalo aku walaupun pulang kantor siang tapi double cleansingnya tetap ba’da isya. Soalnya kalo udh double cleansing dr siang, percuma soalnya bakalan keringetan lagi. Kalo dari siang sampe sore itu ngerasa muka kotor, cukup bersihkan pake air aja. Biasa sih wudhu aja udh bikin muka segeran kok sampai nunggu waktu double cleansing tiba hehe. Semoga bs dipahami ya❤️

    1. sama aja sih. beda penyebutannya aja. Tapi kadang juga beda bentuk. kalo facial foam itu kalo di pump langsung bentuknya foam tanpa harus digosok2 ke tangan.

  2. Assalamualaikum kak, kak mau tanya kalau the body shop facial wash tes tree masuknya ke first cleanser atau second cleanser ya? Dilihat dari riview katanya teksturnya minyak gitu, tapi dari namanya facial wash. Takut salah, hehehe. Syukron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *